TUGAS REVIEW FILM (TWILIGHT)

Bella Swan has always been a little bit different. Never one to run with the crowd, Bella never cared about fitting in with the trendy, plastic girls at her Phoenix, Arizona high school. When her mother remarried and Bella chooses to live with her father in the rainy little town of Forks, Washington, she didn't expect much of anything to change. But things do change when she meets the mysterious and dazzlingly beautiful Edward Cullen. For Edward is nothing like any boy she's ever met. He's nothing like anyone she's ever met, period. He's intelligent and witty, and he seems to see straight into her soul. In no time at all, they are swept up in a passionate and decidedly unorthodox romance - unorthodox because Edward really isn't like the other boys. He can run faster than a mountain lion. He can stop a moving car with his bare hands. Oh, and he hasn't aged since 1918. Like all vampires, he's immortal. That's right - vampire. But he doesn't have fangs - that's just in the movies. And he doesn't drink human blood, though Edward and his family are unique among vampires in that lifestyle choice. To Edward, Bella is that thing he has waited 90 years for - a soul mate. But the closer they get, the more Edward must struggle to resist the primal pull of her scent, which could send him into an uncontrollable frenzy. Somehow or other, they will have to manage their unmanageable love. But when unexpected visitors come to town and realize that there is a human among them Edward must fight to save Bella.

Why I love this movie? I thought the movie was awesome. They took out enough to make somewhat different, so it's good. A modern, visual, and visceral Romeo and Juliet story of the ultimate forbidden love affair - between vampire and mortal. and then he confesses his feelings for her and the truth about himself.

Who’s actor that I liked in this movie? In this movie, I like Edward Cullen is played by actor Robert Pattinson. He is very handsome, protagonist vampire and deep love interest of Bella. He is so gentle and caring towards Bella-maybe a bit over protective. And the fact that he said he'd been waiting for her. Though Bella repeatedly describes Edward as angelic, Edward is the first to acknowledge that he has a dark side. Edward fight for her love though their love is forbidden. The most important one being that he's extremely careful about not hurting Bella. He struggles with his bloodlust, attempting to control it so that he doesn't kill this girl he loves
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

What will you do after graduate from Gunadarma University ?


Setelah saya lulus dari Universitas Gunadarma dan meraih gelar Sarjana Ekonomi, saya ingin bekerja di suatu perusahaan yang besar sebagai seorang akuntan tetapi tidak menutup kemungkinan juga keinginan saya adalah seorang pengusaha. Menjadi seorang akuntan saya rasa memang agak sulit karena ini menyangkut keuangan dan kinerja dari perusahaan. Menurut saya sebagai seorang akuntan yang mengelola, membuat dan melaporkan seluruh keuangan dari pendapatan dan pengeluaran perusahaan tidak mudah, dan harus mempunyai tanggung jawab yang besar. Saya ingin menjadi seorang akuntan karena tidak terlepas dari jurusan dan gelar yang nanti saya akan dapat. Jika memungkinkan kedepannya, saya juga ingin melanjutkan kuliah saya ke jenjang yang lebih tinggi lagi yaitu dengan program S2. 
Selain itu, saya ingin menjadi seorang pengusaha jasa yang membuat suatu lembaga mengajar untuk mengajarkan anak sekolah ataupun perguruan tinggi  dengan mempekerjakan mahasiswa, mahasiswi atau orang yang membutuhkan pekerjaan. Selain untuk mencari kebutuhan finansial, dengan usaha ini pun bertujuan untuk membagi ilmu kepada orang banyak. Ini dikarenakan saya senang dan memang menjadi pekerjaan dari masih sekolah SMA dengan mengajar murid-murid SD atau SMP. Dan saya berharap saya ingin bukan hanya menjadi pengajar tetapi dapat menciptakan lapangan kerja dengan mempekerjakan para pengajar dengan membuat usaha tersebut.
            So, the conclusion is after graduated from Gunadarma University, I want to be a professional accountant in the big company, it because my major is accounting and my degree is economic later. But I also want to be an entrepreneur services that teaching the students from primary school, junior high school or senior high school. Making it effort with take the teacher from collage student in various university or teacher who need jobs. So, I can make an effort is very useful for many people and share knowledge with many students.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Why English is important for your major?

Menurut saya, bahasa Inggris adalah bahasa kedua yang penting dalam kehidupan sehari-hari selain yang utama adalah bahasa Indonesia. Why is that? Karena bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang dapat menghubungkan dua atau lebih orang yang berbeda suku bangsa ataupun berbagai negara dan dapat disatukan dalam bahasa Inggris ketika berkomunikasi. Bahasa Inggris wajib dikuasai karena dalam kehidupan sehari-hari pun kita dihadapkan dengan bahasa Inggris misalnya dengan membeli makanan, minuman atau barang-barang lainnya yang tercantum dalam kemasan yang menggunakan bahasa Inggris.

Bahasa Inggris juga digunakan dalam hampir semua jurusan di perguruan tinggi. Accounting is one of the majors are using often in the English language. Maka dari itu disini saya akan membahas mengapa bahasa Inggris penting dalam akuntansi. Seperti yang kita ketahui, akuntansi berguna untuk membuat, mengolah, melaporkan dan menyusun laporan keuangan dan dalam laporan keuangan tersebut sering menemukan rekening-rekening yang menggunakan bahasa Inggris misalnya debet, credit, cash, asset, liability, capital, etc.  Juga sebagai seorang yang mengambil jurusan akuntansi sering pula menemukan istilah-istilah yang berhubungan dengan akuntansi. Akuntansi menyediakan informasi kepada pemangku kepentingan dan para pemilik saham. Dalam menyampaikan informasinya seorang akuntan menyediakan laporan juga harus menggunakan bahasa Inggris agar para investor terutama investor asing bisa mengerti laporan tersebut dan dapat mengambil keputusan.

Di dalam perusahaan baik lokal maupun perusahaan asing kini banyak menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa yang digunakan untuk berbicara, berkomunikasi, dan juga dalam membuat laporan-laporan. Komunikasi dengan pihak asing, di bidang akuntansi dan keuangan memang tidak sesering di bidang pemasaran tetapi ada berbagai pekerjaan akuntansi yang banyak menggunrakan bahasa Inggris yaitu mulai dari petunjuk menggunakan software akuntansi, sampai dengan menginterprestasikan standar akuntansi yang banyak menggunakan literature asing. Selain itu juga jika perusahaan berhubungan dengan vendor dan customer dari negara lain yang mengharuskan berkomunikasi dengan bahasa Inggris. Maka dari itu kita sebagai mahasiswa harus menyadari betapa pentingnya bahasa Inggris apalagi ketika kita masuk ke dalam dunia kerja. Itulah mengapa mahasiswa jurusan akuntansi termasuk saya perlu untuk belajar bahasa inggris bisnis karena seorang akuntan tidak terlepas dari bahasa Inggris dalam pekerjaannya.

So, English language is very important for accounting because it is International languages and it means that almost all company using the English language for making, processing, reporting and preparing financial reports or annual report. For examples, if making a financial report  with English language accounts, using accounting software and using the standard of accounting foreign. English language is also important to communicate with shareholders, stakeholders, customers, vendors, investors, etc. In order that,  accounting majors need to learn English.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Siapakah Saya?

Siapakah saya? Sebuah pertanyaan yang sangat simple tetapi sulit dijawab. Bukan karena saya tidak tahu siapa diri saya, tetapi untuk lebih memahami dengan jelas tidak bisa dicapai semudah itu. Jika hanya menyebutkan identitas nama, alamat, tanggal lahir sih hal yang mudah, tapi jika pertanyaan mendalam tentang siapa diri saya sebenarnya? Dan apa yang akan saya perbuat kedepannya? Itu sulit, karena menurut saya yang lebih tahu tentang saya adalah orang lain disekeliling saya. Nah disini saya akan mencoba meraba dan menjawab pertanyaan siapakah saya itu?

Saya adalah seorang wanita yang dilahirkan 21 tahun yang lalu tepatnya agustus 1992 di kota yang sangat padat penduduknya, dipusat kota, yaaa.. itu lah Jakarta. Saya terlahir dari keluarga yang sederhana tetapi mempunyai kedua orang tua yang sangat hebat. Sejak kecil, saya mempunyai sifat yang pendiam, kalem, baik, ramah dan tidak banyak bicara tetapi walaupun begitu saya suka bergaul dan berteman dengan siapa saja. Selain itu sifat yang ada pada diri saya dan saya sangat tidak suka dengan sifat ini adalah kurang percaya diri dan kurang pendirian yang biasanya sekarang disebut labil. Karena memang sifat ini susah hilang dari diri saya dan saya benci itu. Disini saya akan bercerita bagaimana keseharian, kegiatan dan sifat saya agar kita juga tahu siapa jati diri kita sebenarnya.

Sejak TK, bakat saya diasah untuk melihat mau jadi apakah saya nanti ketika sudah besar. Akhirnya saya pun sering ikut lomba menari dan sering menyandang piala lomba tersebut. Semakin lama semakin tumbuh besar ketika sekolah SD saya pun ikut dalam sanggar tari, disini saya belajar banyak tentang tarian daerah-daerah di Indonesia , sungguh beragam, unik dan menarik untuk dipelajari. Bukan hanya itu saja, disekolah tersebut saya selalu mendapatkan peringkat kelas sampai aku kelas 6. Betapa bangganya orang tua saya sejak saat itu, tapi perjuangan saya bukan hanya itu saja karena semakin dewasa saya harus semakin bisa membahagiakan orang tua semampu saya. Diwaktu yang bersamaan, saya pun ikut kegiatan beladiri yaitu karate. Orang-orang sempat bingung bagaimana bisa saya melakukannya bersamaan, karena menari membutuhkan tubuh yang lemah gemulai sedangkan karate membutuhkan tenaga yang keras. Tetapi Alhamdulillah saya bisa menjalankan semuanya. Karate pun saya sudah sampai sabuk coklat dan itu bukan perjuangan yang mudah karena saya bertahun-tahun ikut karate ini, tetapi semua itu tidak berjalan sesuai rencana. Setelah bertahun-tahun saya menggeluti kegiatan tersebut, akhirnya kandas juga waktu saya SMP kelas 3 dan mengakhiri semua kegiatan tersebut. 

Kisah saya tidak berhenti sampai situ saja, karena perjalanan saya masih panjang. Ketika saya beranjak dewasa, dan saya berpendidikan SMA sifat saya pun cenderung berubah. Saya menjadi seseorang yang lebih dewasa dalam menyikapi persoalan. Setelah saya berhasil masuk ke SMA favorit, sikap saya pun masih sama yaitu pendiam dan tidak banyak bicara, tetapi disini saya tidak pernah mendapatkan peringkat. Saya hanya bersyukur karena masuk ke sekolah ini saja saya sudah bangga. Seperti yang kebanyakan orang bilang, masa SMA adalah masa-masa paling indah. Yaa memang begitu adanya masa itu memang masa yang paling indah. Mungkin karena pada masa itu kita sudah mulai beranjak dewasa dan mulai mengenal cinta. Tapi saya tidak mau membahas itu, karena tujuan saya disini adalah menjawab pertanyaan siapa saya dan mau jadi apa saya kedepannya. 

Selama saya SMA saya pun ikut beberapa kegiatan yaitu saya tetap ikut ekskul menari yang dari dulu saya gemari. Saya sangat menyukai tarian saman, karena gerakannya yang cepat tetapi indah. Maka dari itu saya sering tampil di sekolah juga mengikuti lomba. Saya pun juga mencoba mulai mengajar les dirumah. Awalnya karena saya tidak lulus untuk mengikuti tes-tes masuk ke Universitas Negeri, alhasil saya belajar menunggu setahun untuk masuk perguruan tinggi negeri dirumah sambil mengajar les anak-anak SD sampai SMP untuk les dirumah. Tapi kenyataannya saya harus menelan pil pahit lagi dan membawa kekecewaan, karena pada akhirnya saya pun tidak masuk ke perguruan tinggi negeri. Akhirnya, saya pun mendaftar di Universitas swasta di Depok, yaitu Universitas Gunadarma. Dan saya pun merasa, “Orang sukses bukan hanya dilihat dari mana asal Perguruan Tingginya, tetapi tergantung orang masing-masing apakah orang itu mau berusaha dan bekerja keras untuk sukses atau tidak”. Dan kini saya merasa enjoy masuk di Universitas ini, dan menjalani kegiatan sehari-hari di kampus ini juga merasa senang aja. Apalagi ketika saya bisa masuk kedalam organisasi yang luar biasa solidnya yaitu BEM FE Universitas Gunadarma, saya merasa menjadi mahasiswa yang berguna karena walaupun saya harus merasa lelah karena kuliah rapat kuliah rapat tapi saya dan tim bisa membuat acara-acara fakultas ekonomi yang sukses. Dan saya senang bisa bekerja sama dengan mereka. Menurut saya, pengalaman adalah hal yang paling berharga dan di BEM FE ini saya mendapat pengalaman yang banyak dan sangat sangat berharga.

Kegiatan yang saya jalani saat ini adalah kuliah dan mengajar. Berawal dari iseng-iseng saya mengajar tetapi lama kelamaan murid yang saya ajar semakin banyak dan silih berganti setiap ajarannya. Saya merasa bersyukur karena niat saya dari awal adalah saya bisa kuliah sambil bekerja dan bisa membantu orang tua dalam membiayai biaya kuliah. Saya senang mengajar karena dengan begini saya bisa berbagi ilmu dengan orang lain. Walaupun harus lelah dan merasa dikejar-kejar waktu untuk membagi antara kuliah dan mengajar tapi saya melakukan itu dengan ikhlas. Walaupun saya tidak tahu akan bekerja dimana dan menjadi apa, tetapi saya selalu berdoa semoga Allah selalu memberikan jalan yang terbaik.

Rangkuman dari siapakah saya ini dari tulisan diatas adalah, dari segi sifat saya seorang yang pendiam, baik, ramah, sopan, tidak banyak bicara. Tetapi tidak terlepas pula dari sifat negatif karena tidak ada manusia yang sempurna selain kesempurnaan Allah, sifat negatif saya yaitu saya kurang percaya diri, kurang pendirian, dan masih banyak lagi yang lainnya. Nah dari tadi kan membahas secara psikis, sekarang saya akan mencoba menggambarkan siapa saya secara fisik. Saya adalah seorang wanita yang tidak tinggi, tidak besar, berambut panjang dan berkulit sawo matang. Saya mempunyai tujuan hidup didunia yaitu membahagiakan orang-orang disekitar saya khususnya orang tua saya.  

Begitulah jawaban dari pertanyaan “siapakah saya?” dan sedikit pengalaman hidup selama 21 tahun yang saya rangkum. Mungkin jika dijabarkan semuanya, blog ini pun tidak akan cukup menampung semua ceritanya. Semoga dengan mengintrospeksi diri sendiri ini, saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya, dan menjadi orang yang sukses.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Pengaruh Gadget Terhadap Pelajar

Pada zaman globalisasi ini perkembangan dunia teknologi dan informasi sudah makin maju dan berkembang. Arus globalisasi semakin tidak terkendali,  Budaya barat masuk dengan sendirinya kedalam negeri ini, budaya barat telah menggeser posisi segala bidang atau aspek kehidupan di negara kita ini, kini telah di rasakan negeri ini banyak kehilangan budaya atau pun adat istiadat akibat globalisasi dari perkembangan teknologi yang datang secara perlahan sehingga manusia tidak sadar akan dampak globalisasi sehingga manusia hidup dengan ketidaktahuannya. Nah.. pada era ini yang sedang maraknya adalah perkembangan gadget yang semakin canggih. Apa itu gadget? Gadget adalah sebuah obyek (alat atau barang elektronik) teknologi kecil yang memilki fungsi khusus, tetapi sering diasosiasikan sebagai sebuah inovasi atau barang baru. Gadget selalu diartikan lebih tidak biasa atau didesain secara lebih pintar dibandingkan dengan teknologi normal pada masa penemuannya. Gadget kadang juga disebut dengan gizmos. Di dalam gadget terdapat banyak aplikasi dan jejaring sosial untuk berkomuikasi denga segala manusia dimuka bumi ini, contoh saja yang sangat popular saat ini adalah facebook, twitter, yahoo, dll.
Dahulu, mungkin gadget ini dimiliki oleh kalangan yang kaya tetapi proses masuknya gadget ini sekarang sudah merambah kalangan remaja, masyarakat dengan pendapatan rendah dan menengah bahkan sudah masuk ke perdesaan. Bayangkan saja, penduduk di daerah pedesaan kini banyak yang telah memiliki smartphone, i-pad, laptop dan lain sebagainya sehingga dapat mengakses informasi dengan mudah. Gadget sekarang ini bukan hanya untuk mempermudah mencari informasi tetapi sebenarnya banyak sisi negatifnya dari penggunaan gadget. Contoh saja banyak diberitakannya kasus-kasus remaja yang berujung ke tindak kriminal, seperti penipuan media online, penculikan remaja akibat jejaring sosial, maraknya video porno yang beredar sehingga remaja yang masih labil pun ikut mencoba-coba dan masih banyak lagi yang lainnya. Disini saya akan bahas sisi dari negatifnya gadget :
  • Dari segi kesehatan : peningkatan resiko kanker dari penggunaan ponsel karena radiasi yang di berikan, penggunaan ponsel lebih dari 30 menit bisa mengakibatkan ketulian (acoustik neourema), dan penggunanaan cahaya  atau pencerahan maksimal secara berkala pada ponsel,komputer, tablet dan lain bisa mengakibatkan perih pada mata dan lebih parahnya bisa menimbulkan rabun dekat.
  • Dari segi budaya : lunturnya adat atau kebiasaan yang berlaku di daerah tersebut karena kesibukan menggunakan gadget, masuknya budaya barat secara perlahan tanpa adanya filtrasi dari mereka yang mengikuti, hilangnya rasa nasionalisme dan lebih cinta pada produk asing. Selain itu, perkembangan gadget ini berpengaruh kepada kebiasaan anak yang lebih mementingkan gadget disbanding belajar. Bayangkan saja saat ini setiap bangun tidur pasti yang dilihat adalah gadget, mau makan, mau tidur dan segala aktifitas lainnya tidak terlepas dari yang namaya gadget.
  • Dari segi sosial : cenderung autis atau asyik dengan gadgetnya sendiri sehingga tidak memperhatikan hal-hal yang ada disekitarnya misalnya ada orang yang mengajak mengobrol tetapi karena asyik dengan gadgetnya sampai tidak memperhatikan orang yang sedang bicara tersebut. Lalu remaja cenderung tidak bisa mengkontrol diri sendiri akibat sosialisasi yang terjadi secara tidak langgsung, lebih banyak konflik yang terjadi dan tidak ada upaya untuk menyelesaikan masalah, cenderung cepat bosan ketika ada orang yang menasehati, banyak mengeluh ketika banyak masalah, egois yang tidak tekendali, orang-orang disekitanya selalu dijadikan korban kemarahannya, orang yang banyak bergaul dengan gadget hidupnya sedikit tidak teratur.
  • Dari segi ekonomi : banyak terjadi kerugian akibat perkembangan gadget di bidang ekonomi seperti adanya atau banyaknya penipuan, keuangan tidak stabil di setiap keluarga akibat harus memenuhi keinginan anaknya membeli gadget terbaru. Dan masih banyak lagi kerugian yang diakibatkan oleh perkembangan gadget tenpa di idasari dari segi keilmuan.
Sebenarnya segala sesuatunya jangan hanya dilihat dari sisi negatif saja, karena dibalik itu pasti ada sisi positifnya. Sisi positif dari gadget ini adalah komunikasi menjadi lebih praktis dan sangat cepat, anak yang bergaul dengan dunia gadget cenderung lebih kreatif, mudahnya melakukan akses ke luar negeri, manusia menjadi lebih pintar berinovasi akibat perkembangan gadget yang menuntut   mereka untuk hidup lebih baik.
Solusi dari permasalahan ini yaitu tempatkan sesuatu pada tempatnya, maksudnya adalah gunakanlah gadget sebagaimana mestinya jangan terlalu berlebihan dan jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak berguna yang dapat merugkan diri sendiri dan orang lain. Karena dengan perkembangan gadget ini yang sangat menjadi korban adalah para remaja dan anak-anak. Maka dari itu waspadalah terhadap perkembangan gadget tersebut. Selain itu peran orang tua juga sangat penting dalam membimbing anaknya agar tidak terjerumus dengan kemerosotan zaman saat ini.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS